Jumat, 09 Juli 2010

JUDUL SKRIPSI

JUDUL : PENERAPAN PRINSIP – PRINSIP EVALUASI PADA BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VI SDN 034 TEMBILAHAN.


BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang
Untuk menjadi seorang guru yang professional, menurut Dr. Burhanuddin Tola, MA ada empat kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru yaitu :
1. Menguasai substansi, yakni materi dan kompetensi yang berkaitan dengan mata pelajaran yang dibinanya, sesuai dengan kurikulum yang berlaku.
2. Menguasai metodologi pengajaran, yakni metodik khusus untuk mata pelajaran yang dibinanya.
3. Menguasai teknik evaluasi dengan baik.
4. Memahami, menghayati dan mengamalkan nilai–nilai moral dan kode etik profesi.

Salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang guru ialah tekhnik Evaluasi. Di dalam proses pembelajaran, setelah dilakukannya pembelajaran itu diperlukan suatu tekhnik untuk mengukur sejauh mana pemahaman anak didik dalam menangkap materi pembelajrannya. Maka dalam proses itu seorang guru yang propesional harus mengerti dengan tekhnik dan prinsip dalam mengukur keberhasilan belajar yang kita kenal dengan Evaluasi.

Dalam proses pendidikan di sekolah termasuk di SDN 034 diajarkan berbagai macam mata pelajaran , seperti mata pelajaran , PPKN, Pendidikan Agama Islam dan lain – lain. Dan semua mata pelajaran memiliki fungsi dan tujuan masing – masing.

Adapun tujuan mempelajari pelajaran Pendidikan Agama Islam adalah pertama, agar siswa dapat mengatahui dan memahami pokok – pokok ajaran Islam. Kedua, agar siswa dapat melaksanakan atau mengamalkan inti pokok ajaran Islam tersebut dalam kehidupan sehari – hari.

Pengertian pendidikan dan latihan pada dasarnya merupakan pengamatan dan penilaian yang dilakukan secara sadar dan terencana terhadap proses pendidikan dan latihan sebagai usaha perbaikan. Evaluasi dimaksudkan sebagai upaya untuk mendapatkan gambaran yang mendekati kebenaran dari hasil pendidikan dan latihan yang dilaksanakan dengan menggunakan pengukuran dan pertimbangan. Evaluasi itu perlu dilakukan oleh dan terhadap setiap orang yang ada hubungannya dengan proses pendidikan dan latihan. Penilaian terhadap peserta merupakan yang terpenting dalam suatu proses pelatihan, karena selain mempunyai hubungan dan pengaruh atas perbaikan kualitas peserta itu sendiri, sekaligus merupakan evaluasi terhadap hal-hal yang erat hubungannya dengan keberhasilan pendidikan seperti peranan pelatih, metode yang digunakan, peralatan yang tersedia serta pelaksanaan kegiatan pendidikan dan latihan.
Studi ini berkaitan dengan Penerapan Prinsip – Prinsip Evaluasi Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam di SDN 034. Evaluasi berasal dari bahasa Inggris yaitu “Evaluation”. Dalam buku “ Essentials OF Edukational Evalustion” karangan Edwind wand dan Gerald W. Brown dekatakan bahwa : “ Evaluation refer to the ect or prosess to determining the value of something ( Wand and Brond, hal. 1) jadi menurut mereka evaluasi adalah suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai dari pada sesuatu. Sesuai dengan pendapat tersebut maka evaluasi pendidikan dapat diartikan sebagai suatu tindakan atau suatu proses untuk menentukan nilai segala sesuatu dalam dunia pendidikan atau segala sesuatu yang ada hububungannya didalam dunia pendidikan.
Prinsip diperlukan sebagai pemandu dalam kegiatan evaluasi. Dengan demikian tidak hanyadiutamakan prosedur dan tekhnik penilaian saja, tetapi prosedur dan tekhnik itu harus dilakukan dalam panduan prinsip itu, prinsip-prinsip evaluasi itu adalah sebagai berikut:
 Prinsip keterpaduan.
 Prinsip cara belajar siswa aktif.
 Prinsip kontinuitas.
 Prinsip koherensi.
 Prinsip dinskriminasi.
 Prinsip keseluruhan.
 Prinsip pedagogis.
 Prinsip akuntabilitas.
Berdasarkan kutipan yang telah dipaparkan penulis di atas dan pengamatan yang pernah penulis lakukan, bahwa masih ada guru yang belum menguasai prinsip – prinsip Evaluasi dengan baik dalam melakukan pengukuran terhadap keberhasilan pembelajaran. Dan penulis dapat menyebutkan berberapa indikasi sebagai berikut :
a. Masih adanya guru yang tidak menguasai prinsip Evaluasi dengan baik dalam melakukan pengukuran terhadap keberhasilan pembelajaran.
b. Masih sulitnya guru dalam melakukan evaluasi dengan menggunakan prinsip – prinsip evaluasi.

Dengan melihat dari gelaja- gejala di atas, maka penulis merasa tertarik untuk mengadakan penelitian dan sekaligus mencari solusinya dengan membuat suatu karya ilmiah dengan judul : ” PENERAPAN PRINSIP – PRINSIP EVALUASI PADA BIDANG STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM KELAS VI SDN 034 TEMBILAHAN ”

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, maka penulis merumuskan masalah sebagai berikut :
a. Apa faktor – faktor yang menyebabkan guru sulit melakukan evaluasi dalam mengukur keberhasilan belajar siswa ?
b. Apa sajakah Prinsip – prinsip Evaluasi yang harus dikuasai oleh guru dalam melakukan pengukuran terhadaap keberhasilan belajar siswa?

C. Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui :
a. Prinsip – prinsip evaluasi dalam mengukur keberhasilan belajar siswa dalam bidang Pendidikan Agama Islam.
b. Kesulitan guru dalam melakukan evaluasi dan mencarikan solusinya.


D. Daftar Bacaan
Dr. Burhanuddin Tola, MA & Drs. Fahmi, 2003. . Standar Penilaian Di Kelas. Jakarta : Departemen Agama RI.

..............................HUBUNGI 085767847698......................

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar